Rhoma Irama bersama pengurus saat konferensi pers di kantor DPP Partai Idaman, di Cawang. (ISTIMEWA) LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman), Rhoma Irama berencana mengakuisisi empat partai politik pasca gagal lolos verifikasi badan hukum partai politik. Langkah itu diambil sesuai dengan arahan dari Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly agar partainya bisa tetap ikut Pemilu 2019.
Dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Idaman, Cawang, Jakarta, Minggu (9/10/2016), Rhoma mengatakan menghormati putusan Kemenkumham yang tak meloloskan partainya. Meski begitu, Rhoma mengatakan telah menerima saran dari Yasonna agar meniru Partai Perindo yaitu akuisisi partai.
“Pengarahan dari pak Menteri agak kami melakikan akuisisi, Pak Menteri siap membantu. Sehingga kita bisa menjadi peserta pemilu 2019,” ujar Rhoma.
Setidaknya sudah ada empat partai politik yang akan diakuisisi dan menandatangani akte notaris dalam minggu ini. Namun, Rhoma belum bisa menyebutkan nama dari keempat partai tersebut. Yang jelas, pihaknya juga mempertimbangkan visi misi dan kesamaan platform dengan Partai Idaman.
Dia tak membantah bila ada dana yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi keempat partai terseut. “Jadi bahwa akuisisi memang ada dana operasional, seperti untuk mengadakan munas (musyawarah nasional). Butuh dana tapi relatif,” ujar Rhoma.
Rhoma menambahkan, kedepan partainya akan terus melakukan rekrutmen anggota hingga mencapai 1000 orang. Sejauh ini langkah tersebut pun terus berjalan.@rpl/kmp/licom
0 komentar:
Posting Komentar