Minggu, 30 Oktober 2016

Pantai Tanjungpinggir Kembali Makan Korban

evakuasi korbanDua Pelajar SMP Tewas Terseret Arus

SEKUPANG (HK) - Pantai Tanjungpinggir, di Kecamatan Sekupang, kembali memakan korban, saat sejumlah warga Kota Batam berekreasi di pantai alam yang mengahadap ke Singapura tersebut, Sabtu (29/10) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kali ini, yang menjadi korbannya ialah dua pelajar SMP Al Azhar II, Kecamatan Sagulung, yakni Taslim (14) dan Krisna Anggi (14). Kedua korban berhasil ditemukan oleh pihak pengelola pantai dengan anggota Ditpolair Polda Kepri, setelah pihak pengelola pantai tersebut, melaporkan kejadian ke piket markas polair, pukul 11.50 WIB.

"Kedua korban berhasil ditemukan. Namun ketika ditemukan itu Taslim sudah tidak bernyawa dan tak bisa lagi diselamatkan. Sedangkan Krisna Anggi kritis dan dilarikan ke RSBP Sekupang, untuk mendapatkan perawatan oleh dokter. Terakhir, informasi yang kita dapatkan korban Anggi juga akhirnya meninggal dunia," kata Kasatrol Polair Polda Kepri, AKBP Danu Waspodo.

Kata Danu, setelah menerima laporan dari pengelola pantai Tanjungpinggir itu pihak Polair Polda Kepri lansung menurunkan kapal XXXI 2002, dan personel piket Mako yang dipimpin Aipda M Ismail, upaya pencarian, dan pertolongan.  

"Setibanya di tkp kedua korban itu telah ditemukan, dan dievakuasi oleh pihak pengelola pantai. Lalu tim polair berusaha untuk melakukan pertolongan tahap awal terhadap kedua korban. Tapi korban Taslim tak berhasil diselamatkan," ungkap Kasatrol Polair ini.

Berdasarkan laporan yang diterima, terang AKBP Danu, kronologis kejadian yang terjadi di Pantai Tanjungpinggir tersebut ialah,  Sabtu 29 Oktober 2016, telah terjadi Laka laut, dengan tenggelamnya dua orang pelajar yang sedang rekreasi.

"Mereka yang datang ke pantai itu sebanyak 11 orang pelajar dari SMP 2 Al Azhar, Sagulung, yang terdiri dari 3 perempuan dan 8 laki laki. Saat berenang di laut, air sedang pasang. Lalu, 2 diantara mereka itu terseret arus ke dalam laut dan tidak bisa kembali ke pinggir pantai. Dan akhirnya menjadi korban," pungkas Danu Waspodo.

Sementara itu korban Anggi yang kritis, sebelumnya ia sempat mendapatkan pertolongan pihak medis Rumah Sakit BP (RSBP) Batam, di Sekupang. Tapi, Anggi tewas, dan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 22.45 WIB diruang IGD RSBP tersebut yang akhirnya dibawa pulang pihak oleh keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek Sekupang, Kompol Ferry Afrizon, juga membenarkan kabar duka itu dengan mengatakan turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Sementara kedua pelajar SMP Al Azhar 2 yang menjadi korban laut Pantai Tanjungpinggir itu, dimakamkan di TPU Tamiang, Minggu (30/10), siang.

"Kedua korban tinggal di Sagulung, yang beralamatkan di Perumahan Fortuna Blok EE Kecamatan Sagulung. Kami juga turut belasungkawa terhadap kasus dan musibah yang menimpa kedua remaja itu. Untuk langkah selanjutnya, kita akan dimelakukan olah TKP, meminta keterangan saksi saksi, dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak pengelola," kata Ferry Afrizon.

Informasi yang didapatkan di lokasi kejadian, laka laut di Pantai Tanjungpinggir tersebut sudah terjadi berulang kali. Namun, sistim pengamanan keselamatan sangat jauh dari harapan. Sementara, omset pemasukan dari pantai alam tersebut entah untuk siapa,  dan dikelola oleh siapa..?. (vnr/ded).

Share

0 komentar:

Posting Komentar