Hillary Clinton Vs Donald Trump saling adu konsep untuk menentukan nasib Amerika Serikat ke depan.LENSAINDONESIA.COM: Tidak salah TVOne menjadi stasiun televisi berita nomor satu di Indonesia. Televisi dikomando Karni Ilyas ini, kini satu-satunya stasiun televisi nasional yang menayangkan siaran langsung debat calon presiden dan wakil presiden Amerika Serikat.
Tayangan bertajuk “Kabar Khusus Menuju Gedung Putih”, TVOne menyiarkan secara langsung event yang menyedot perhatiaan masyarakat Amerika Serikat, dan dunia. Hillary Clinton dari Partai Demokrat dengan Donald Trump dari Partai Republik adu konsep mengelolah AS ini ditayangkan Kamis pagi ini (20/10/2016), mulai pukul 07.30 WIB.
.
Raldy Doy, Public Relations Manager tvOne, mengatakan program ini bagian keempat dan terakhir dari serial “Kabar Khusus Debat Capres/Cawapres” dimulai 27 September 2016 lalu. Selain itu, menayangkan debat ini, TVOne juga mengundang beberapa narasumber, yaitu Budi Bowoleksono selaku Duta Besar RI untuk AS yang disiarkan live dari Washington DC, Andrew Mantong selaku pengamat politik AS dari CSIS), serta WNI mahasiswa PhD Ilmu Politik di AS.
“Pada debat sebelumnya kami menghadirkan Brian McFeeters selaku Pejabat Pelaksana Duta Besar AS untuk RI, Guru Besar Ilmu Politik Prof. William Liddle , Rony Bishry selaku pengamat politik AS dari Kajian Amerika Pascasarjana UI, Dinna Wisnu selaku pengamat politik AS dari Universitas Paramadina, dan Andrew Mantong selaku pengamat politik AS dari CSIS,” ungkap Raldy kepada Lensaindonesia.com di Jakarta, Rabu (19/10/2016).
Bagi publik yang berangkat kerja dan masih di jalan karena debat berlangsung pada jam kerja masyarakat Indonesia, Rady menyarankan pemirsa menyaksikan melalui smartphone dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi VIVA.
“Debat-debat Capres/Cawapres Amerika Serikat 2016 sebelumnya berlangsung sengit dan panas. Masing-masing kandidat banyak memberikan pernyataan yang menjadi perhatian dunia. Karena, Amerika Serikat adalah federasi tertua di dunia yang masih tetap bertahan sampai saat ini. Kita akan melihat calon pemimpin dunia mengutarakan pendapatnya,” tutur Raldy. Praktis, debat ini diperkirakan akan diikuti jutaan pemirsa Indonesia. @Rudi
0 komentar:
Posting Komentar