Senin, 03 Oktober 2016

Kursinya digoyang, Akom pilih kerja dengan baik

Ketua DPR Ade Komaruddin. (ISTIMEWA)

LENSAINDONESIA.COM: Ketua DPR Ade Komaruddin tengah digoyang oleh sejumlah internal Partai Golkar. Pria yang biasa disapa Akom ini diminta untuk “mengembalikan” kursi empuknya kepada Setya Novanto yang mengundurkan diri tahun lalu.

Ditanya soal ini, Akom tetap menolak menjawab lugas. Dia mengatakan belum melihat surat putusan Mahkamah Kehormatan Dewan yang memulihkan nama baik Ketua Umum Golkar itu.

“Belum (lihat surat MKD) saya kan kemarin pergi ke Cirebon, hari Minggu saya ceramah di Parmusi tentang politik Islam, kembali malam terus rapat sampai jam 01.00 malam berkaitan dengan tax amnesty, bursa,” papar dia di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Dia sendiri tak mau pusing dan ikut terlibat di pusaran pergantian jabatan ketua DPR.

“Saya tidak pernah mau mendiskusikan hal seperti itu, saya mau kerja saja dengan baik. Kalau itu dinilai baik, Alhamdulillah. Kalau enggak ya nggak apa-apa. Yang penting saya berusaha dan berniat bekerja dengan baik,” ungkapnya.

Akom menegaskan semua ada mekanismenya, termasuk jika akan dibawa ke rapat paripurna.

Sebelumnya, pada akhir 2015 lalu, MKD memutus bahwa Setya Novanto atau Setnov bersalah atas pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden untuk meminta saham PT Freeport Indonesia. Sebelum putusan diketok, Setnov pun mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai Ketua DPR RI.

Namun, Novanto akhirnya mengajukan judicial review terkait barang bukti rekaman yang kemudian dikabulkan Mahkamah Konstitusi. Putusan ini diajukan ke MKD dan meminta adanya pemulihan nama baik Novanto.@lpt/licom

loading...

0 komentar:

Posting Komentar