Jumat, 07 Oktober 2016

Curi Motor untuk Bayar Utang

ekspos curanmorKARIMUN (HK)-Karena terlilit utang, JS (23) nekat mencuri 1 unit sepeda motor merk Yamaha BP 4140 GK di anak sungai dekat Bandara Seibati, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Rabu (21/9) lalu. Sebelum motor curian itu sempat dijual, tersangka sudah dibekuk polisi di kediamannya, Pamak pada Selasa (3/10) lalu.

Kapolsek Tebing AKP Andi Amirwahyudi saat ekspose kasus tersebut, Kamis (6/10) sore mengatakan, awalnya tersangka tidak ada niat untuk mencuri sepeda motor. Dia melihat sepeda motor itu saat memancing dekat Bandara Seibati. Begitu pulang ke rumah, dia ditagih utang oleh seseorang. Kemudian, dia kembali lagi ke lokasi memancing dan mendorong sepeda motor itu ke rumahnya.

"Dari pengakuan tersangka, dia sebenarnya tidak berniat melakukan pencurian sepeda motor itu. Karena terdesak utang, maka dia nekat mendorong sepeda motor tersebut ke rumahnya. Keesokannya, sepeda motor itu dipreteli tersangka dengan merusak atau menghilangkan nomor rangka motor itu," ungkap Andi.

Kata Andi, sebelum sepeda motor laku terjual, tersangka menggunakan sepeda motor itu untuk kebutuhan sehari-hari. Agar sepeda motor itu tak bisa dikenali oleh pemiliknya, tersangka kemudian mengganti plat nomor polisi dari BP 4140 GK menjadi BP 4685 OK. Dengan perubahan plat nopol itu, tersangka dengan leluasa membawa motor curian itu.

Terungkapnya kasus pencurian sepeda motor itu, berawal ketika masyarakat melaporkan tersangka memiliki perilaku yang aneh dengan membawa senjata tajam jenis parang. Begitu mendapat laporan, polisi langsung mengamankan tersangka di rumahnya. Saat itulah polisi menemukan sepeda motor curian berada di rumahnya.

Polisi menduga, tersangka hanya pelaku tunggal dalam kasus itu. Sebab, berdasarkan modus yang dilakukannya, tersangka tidak memiliki keahlian dalam menghidupkan sepeda motor. Dia tidak menggunakan peralatan apapun, sepeda motor itu bisa dihidupkan ketika sudah sampai di rumahnya.

Sementara, JS kepada wartawan mengaku, dia terpaksa mencuri sepeda motor itu karena punya masalah keuangan. Dia ditagih utang oleh seseorang. Karena, tak memiliki uang, maka dia terpaksa mencuri sepeda motor yang sedang terparkir di sekitar Bandara Seibati. Sepeda motor itu, dalam keadaan stang tidak terkunci, dan didorongnya ke rumah.

"Saya terpaksa mencuri motor ini, karena ada masalah. Saya kepepet ditagih utang. Awalnya, waktu mancing saya sudah lihat motor ini, namun tak kefikiran untuk mencurinya. Namun, begitu pulang saya langsung bingung ditagih utang. Saya balik lagi ke lokasi mancing, motor itu masih ada," ungkap tersangka.

Tersangka mengaku, sejak menikah dia tidak memiliki pekerjaan tetap. Apalagi, sekarang dia sudah memiliki 2 orang anak. Karena terdesak kebutuhan keluarga, ditambah lagi ditagih utang. Pria berperawakan sedang ini akhirnya nekat membawa sepeda motor ke rumahnya. (ham)

Share

0 komentar:

Posting Komentar