]]>
Panter Wajo.Setelah sempat menghebohkan warga Desa Lapaukke naik haji di Filipina ,kini masyarakat Desa
Lapaukke kembali hebohkan publik
juga ikut sebagai korban Padepokan Taat Pribadi,yang nama pimpinannya Kanjeng Dimas,Kepala Desa
Lapaukke H.Muh.Natsir yang dikonfirmasi di rumahnya membenarkan ada
warganya yang tertipu sebanyak 22 orang
dan lima(5)tercatat sebagai kepala keluarga(KK)berikut nama korban beserta
kerugiannya dari hasil pendataan Babinsa dan pemerintah desa.
.1.Kepala Keluarga H.Mading dengan anggota
keluarga,Yusriadi,Hj.Anti,Hj.Salma dengan kerugian Rp.150.000.000,(seratus lima
puluh juta rupiah).2.Kepala keluarga H.Passi ,anggota keluarga:Hj.Kade,Martahang,Sartika,Hj.Matahari,Kaezar,dengan
kerugian,Rp.150.000.000,(seratus lima puluh juta rupiah)3.Kepala keluarga
Isa dengan anggota keluarga,Hasdi,Andi
Etti,Kaesa dengan kerugian,Rp.50.000.000,(Lima Puluh Juta Rupiah).4.Kepala
Keluarga ,Ambo Asse,anggota keluarga:Karmatang,Mastang,Arfina,Anisa
Amelia,Murni dengan kerugian Rp.24.000.000(Dua Puluh Empat Juta Rupiah).5.Kepala
Keluarga Dg.Pasempe,anggota keluarga;Cantarik,dengan kerugian
.Rp.379.000.000,(tiga ratus tujuh puluh sembilan juta).
H.Muh.Nasir,menambahkan bahwa warga sudah bergabung sejak 2013 sebelum saya
menjadi Kepala Desa Lapaukke ,mereka sudah masuk anggota di Padepokan Taat Pribadi dan
sudah menyerahkan uang ke kordinator padepokan Taat Pribadi di Makassar atas nama
H.Daeng Makkelo dengan iming-iming uang akan dilipat gandakan,dan janji
tinggal janji sampai sekarang tidak terpenuhi,harapan saya selaku kepala
desa Lapaukke tidak ada lagi masyarakat Lapaukke yang tertipu cukup ini saja
dan akan saya berikan pembinaan,Jelas”H.Muh.Natsir(Mukhlis)

0 komentar:
Posting Komentar