Senin, 26 September 2016

Nusron Wahid lengser dari Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memakaikan jaket PDIP kepada Basuki Tjahaja Purnama saat pendaftaran ke KPUD DKI Jakarta. Masuknya PDIP mengubah struktur pemenangan. (ISTIMEWA/Kompas)

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Nusron Wahid akhirnya lengser. Empat partai politik akan segera duduk bersama untuk membahas susunan tim pemenangan yang baru. Hal ini karena PDI Perjuangan sudah mendeklarasikan mendukung pasangan petahana.

Juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Sarifuddin Sudding membenarkan masuknya PDIP akan mengubah struktur tim pemenangan termasuk posisinya dan Nusron Wahid. Dalam rapat internal Golkar, Nusron sendiri sudah setuju untuk dilengserkan. “Empat Partai pengusung akan melakukan pertemuan untuk membentuk tim sukses Ahok-Djarot. Hari ini sore pertemuan,” ungkap politisi Hanura Sarifuddin Sudding saat dihubungi, Selasa (27/9/2016).

Pada pertemuan nanti, para pimpinan daerah DKI empat partai pengusung yakni PDIP, Hanura, NasDem, dan Golkar akan hadir.

Sudding mengatakan masing-masing partai akan mengusulkan nama-nama yang diusulkan masuk ke dalam tim pemenangan. “Kemarin saya diminta oleh tim sebagi jubir, nanti kita lihat lagi karena agenda saya di DPR juga sudah cukup padat,” ujarnya.

Namun, dia membantah ada perpecahan empat partai pendukung Ahok-Djarot. Menurutnya, keempat partai saat ini fokus untuk memenangkan Ahok sebagai Gubernur DKI. “Jadi tidak rebutan ketua tim, tapi bicara soal strategi pemenangan,” imbuh anggota Komisi III DPR itu.

Sebagaimana diketahui, tanggal 4 Oktober adalah batas akhir bagi gabungan parpol pengusung cagub-cawagub untuk menyerahkan susunan tim sukses pasangan calon ke KPU DKI.@dt/licom

loading...

0 komentar:

Posting Komentar