]]>
Panter Wajo.Program EMAS yang
mengadvokasi kesehatan ibu dan bayi baru lahir
yang didanai oleh USAID adalah salah satu program yang mendukung percepatan penurunan kematian ibu dan neonatal di 6 provinsi(Jawa
Barat,Jawa Timur,Jawa Tengah,Sumatra Utara dan Sulawesi selatan,sasaran utama dari pendekatan EMAS yaitu meningkatkatnya
kesiagaan layanan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir(BBL) di rumah sakit dan puskesmas ,serta terselenggaranya Sistem Rujukan kegawat-daruratan pelayanan ibu dan bayi baru
lahir,agar kegiatan Program EMAS ini bisa
berjalan lancar agar kematian ibu dan bayi baru lahir dapat dicegah,untuk itu selama dua
hari ini program EMAS memberikan materi
pembekalan pendampingan rumah sakit dan puskesmas,yang dilaksanakan di gedung glori Jl.A.Tanjong sengkang terhitung rabu,21-22 september 2016,dengan jumlah
peserta 26 orang ditambah mentor dan fasilitator 11 orang.
Menurut Ekasari ,fokus program ini adalah semua pelayanan persalinan di lakukan
di rumah sakit dan PKM tidak ada lagi yang melahirkan di rumah,dan puskesmas
hanya boleh melayani persalinan normal diluar persalinan normal harus dirujuk
ke rumah sakit,semua ibu harus di stabilisasi sebelum dirujuk puskesmas harus
segera berkomunikasi dengan rumah sakit sebelum merujuk melalui program sijari EMAS,
pendampingan program EMAS berakhir
Desember 2016,dengan adanya tim mentor pendampingan yang telah dibentuk dan
telah di standarisasikan oleh Dinkes ,Wajo siap melanjutkan program EMAS ,Ujar
Ekasari.Penulis:Arief Rahman/Editor:Mukhlis
0 komentar:
Posting Komentar