Senin, 05 September 2016

Golkar pastikan siap pecat Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian

LENSAINDONESIA.COM: Karir politik Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian yang diringkus KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan kasus suap, bakal segera berakhir karena Partai Golkar yang menaunginya berniat melakukan pemecatan.

“Kalau begini sanksi hukumnya ya dipecat. Inikan OTT,” tegas Ketua Korbid Polhukam Golkar Yorrys Raweyai, Senin (5/9/2016).

Yorrys menegaskan Golkar memiliki pakta integritas soal kasus dugaan korupsi dengan sanksi bagi kader yang terlibat kasus korupsi akan diberi hukuman berat. “DPP akan segera mengambil tindakan sesuai pakta integritas. Jadi pertama, kami pasti siapkan hukuman pinalty terhadap kasus ini,” lanjutnya.

Bupati Banyuasin Yan Anton ferdian dianggap telah merusak citra partai dan tidak sesuai dengan semangat pemberantasan korupsi yang tengah digalakkan pemerintahan Jokowi-JK. “Pastilah merusak citra partai. Kami sedang benahi dan perbaiki. Apalagi saat ini Golkar memberikan dukungan kepada Jokowi sehingga jangan mentang-mentang dianggap sudah dukung , lalu berbuat suka-sukas,” pungkas Yorrys.

Seperti diketahui, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian ditangkap saat menerima uang suap dari pengusaha pada Minggu (4/9/2016) sore. Suap itu duduga terkait pemberian ijin lahan.

barang bukti yang disita KPK adalah uang US$ 10 ribu dari tangan Yan saat OTT. @*/andiono

loading...

0 komentar:

Posting Komentar