LENSAINDONESIA.COM: Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo telah selesai menyusun kepengurusan partainya periode 2016-2021.
Sejak digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jatim Mei 2016 lalu, saat ini pihaknya tengah menyiapkan surat keputusan (SK) pengurus baru yang kemudian akan disahkan lewat pelantikan pada awal Oktober mendatang.
Selain sejumlah nama pengurus lama, Pakde Karwo (sapaan akrab Soekarwo) juga memasukkan beberapa nama baru yang berasal dari kalangan birokrat. Kabarnya, ada beberapa mantan pejabat Pemprov Jatim yang baru saja purna tugas langsung direkrut masuk ke partai berlambang bintang Mercy itu.
Di antaranya mantan Kepala Dinas Peternakan Jatim Maskur, mantan Kepala Biro Kesra Setdaprov Jatim Ratnadi Ismaoen, mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Jatim Tutut Herawati hingga mantan Kepala Dinas Kehutanan Jatim Gatot Soebektijono.
Bahkan, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim Zainal Abidin yang telah beberapa tahun pensiun dari jabatan eselon II Pemprov juga telah lebih dulu masuk ke Partai Demokrat. Apalagi dalam Pilkada Kabupaten Sumenep yang lalu, Zainal diusung oleh Partai Demokrat.
Dari sejumlah nama-nama itu, yang ditunjuk masuk langsung dalam kepengurusan baru yaitu Zainal Abidin yang didapuk menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) serta Maskur sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim.
Dikonfirmasi kebenaran kabar ini, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim yang baru Renville Antonio tak membantahnya. “Iya benar ada sejumlah mantan pejabat Pemprov yang bergabung ke Demokrat. Saya kira itu hal yang wajar mereka terjun ke dunia politik karena sudah purna tugas sebagai PNS,” ungkapnya pada LICOM, Rabu (28/09/2016).
Renville menilai, para mantan pejabat itu merupakan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di partainya. Ditambah dengan jam terbang mereka puluhan tahun di eksekutif, sehingga membuat mereka tak perlu berlama-lama adaptasi di dunia politik.
Tak hanya mantan pejabat, lanjut dia, kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim yang baru nanti juga diisi para mantan petinggi militer, pengacara, notaris hingga wartawan. Bahkan, sejumlah kader Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga masuk dalam kepengurusan.
“Hampir seluruh perwakilan profesi dan ormas masuk dalam kepengurusan. Ini bukti bahwa kami mengakomodir seluruh potensi yang ada di Jawa Timur,” tukas Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.
Sementara, anggota partai yang lama juga masih mendapatkan jatah jabatan di DPD. Untuk Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim juga akan diisi oleh Bonnie Laksmana (mantan Sekretaris DPD), Achmad Iskandar (mantan Bendahara DPD) dan Hartoyo (mantan Ketua Bidang OKK DPD). Sedangkan nama Agus Dono Wibawanto diposisikan sebagai Ketua Bidang OKK DPD yang baru.
Lainnya, anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim juga masuk dalam kepengurusan baru namun bukan Pengurus Harian Terbatas (PHT). Seperti Agung Mulyono, M Samwil, Reno Zulkarnaen, Subianto, Hisan dan Ninik Sulistiyoningsih. Sedangkan Sekretaris DPD dijabat Renville Antonio dan Bendahara DPD dijabat oleh Sri Subiati (Anti).@sarifa
0 komentar:
Posting Komentar