Aksi pelaku yang sendirian itu langsung terusik hingga terdengar suara teriakan dari salah seorang warga membuat suasana perumahan itu jadi riuh. Warga setempat yang beramai-ramai mengejar pelaku langsung tak berkutip hingga pasrah dihajar ratusan massa dilokasi.
Dilokasi kejadian, pelaku yang berperawakan waria ini juga mengaku penghuni kos-kosan di kawasan Jodoh, Batuampar itu pun jadi bulan-bulanan warga. Hal itu terjadi, lantaran warga sekitar sudah geram dengan maraknya aksi pencurian dilokasi tersebut.
Saat dimassakan, terlihat sekujur tubuhnya penuh luka bekas pukulan warga. Tak itu saja, mata dan bibirnya tampak mengeluarkan bercak berdarah. Terlihat lemas, pelaku pun dibawa ke Mapolsek Batuaji untuk diproses sesuai dengan perbuataanya.
Dikerumuni massa, Fitra, sebagai pemilik helm menuturkan, jika pelaku (Dedi,red) sudah mengambil sebuah helm miliknya yang berada diletakkan sepeda motor pas didepan rumahnya. " Waktu curi helm itu, saya liat dia sudah ambil helm saya, tapi saat saya dekati, dia malah kabur makanya saya langsung teriak maling," akunya dilokasi, malam itu.
Dia juga mengatakan, kalau pelaku itu sempat mengelak kalau tak mencuri. Namun, karena sebelumnya korban mengaku jika pernah helm-nya hilang di lokasi yang sama.
" Anehnya lagi, saat curi helm saya, dia tak punya sepeda motor. Bahkan, pengakuannya, ketika dia datang dari Jodoh ke sini naik angkot, terus bagaimana bisa hilang helmnya dan kenapa pula mau ambil helm saya," ujar Fitra dengan kesal.
Ketika sudah digelandang di Mapolsek Batuaji, pelaku (Dedi, red) tampak hanya diam dan tertunduk lesu. Sementara itu, anggota penyidik Polsek Batuaji langsung membawanya keruangan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (ded)
Share
0 komentar:
Posting Komentar