![]() |
| Pengedar Sabu Yang tertangkap |
Setelah tertangkapnya kedua pengedar tersebut, selanjutnya petugas melakukan pengembangan terhadap pelaku. Saat diintrogasi mereka mengaku barang tersebut milik Jery. Setelah dilakukan introgasi terhadap Jery yang mengaku bahwa barang tersebut milik seorang anggota polisi, setelah oknum anggota polisi tersebut diamankan selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan pengembangan dikediaman oknum anggota polisi tersebut diasrama Polisi Jalan Sudirman tepat dibelakang Polsek Tanjungbalai Selatan.
Dikediaman oknum anggota polisi tsb. petugas kepolisian dikediaman oknum tersebut, petugas Sat Narkoba menemukan barang bukti sabu seberat 0,40 gram serta sebuah bong kaca. Tak sampai di situ petugas lalu mengintrogasi oknum anggota tsb dan akhirnya menyatakan bahwa barang haram tsb juga milik seorang anggota kepolisian Bripka SS setelah mendapatkan informasi dari anggota tsb pihak petugas Sat Narkoba Melakukan menahanan terhadap Bripka SS.
Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan SIK menlalui Kasubbag Humas AKP Y Sinulingga membenarkan penangkapan kedua okmum polisi tersebut. Dikatakan Sinulingga, dari kedua oknum tersebuttelah ditetapkan sebagai tersangka.
“Saat ini salah satu dari oknum tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedang yang satu lagi masih dalam penyelidikan,” kata Sinulingga.
Selanjutnya kata Sinulingga, atas perbuatan para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 sub pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Terkait Masalah tersebut, Ahmad Sofwan berkomentar "Menimbang banyaknya kenakalan yang melanggar hukum yang total merusak citra kepolisian di Republik Indonesia ini, dari mulai yang merogoh kantong pengendara, hingga yang men fasilitasi orang berjualan sabu, saya secara pribadi berharap semoga POLRI, segera berbenah agar tidak ada lagi oknum - oknum kepolisian yang nakal, jahat dan perusak seperti itu, segeralah memperbaiki keseluruhan sikap, sifat dan tingkah anggota secara nyata agar masyarakat terayomi, teramankan, bukan hanya meningkatkan pencitraan seolah aktor politik saja" Pungkas Ahmad Sofwan yang notabenenya adalah Kader Gerakan Pemuda Ansor. (Kareem)

0 komentar:
Posting Komentar