Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai berkunjung ke Ponpes Shiddiqiyah. (LICOM/M. Ibnu Alfarobi) LENSAINDONESIA.COM : Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang biasa dipanggil Gus Ipul akan maju dalam Pilkada Jatim 2018 mendatang tidak melalui jalur independen. Selama perjalanan waktu Gus Ipul melakukan safari dan silaturahmi ke beberapa petinggi partai politik di Jawa Timur, Rabu (22/03/2017).
Gus Ipul melakukan komunikasi secara intensif untuk menjajaki dirinya maju sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada mendatang. “Iya, istilahnya ini menyamakan frekuensi, karena saya sudah dua periode menjadi wakil gubernur dan tentunya keakraban dengan pimpinan partai politik sudah terjalin dengan baik,” jelasnya kepada lensaindonesia.com.
Ia menjelaskan jika jalinan komunikasi dengan semua partai, dan memastikan tidak akan maju melalui jalur independen. Sehingga komunikasi ini akan mendetailkan bahwasanya secara tidak langsung tidak mungkin maju melalui jalur independen dan maju wakil gubernur. Dan akan maju melalui partai yang mendukung.
Komunikasi Gus Ipul untuk maju menjadi bakal calon gubernur ini terjalin dengan semua partai termasuk dengan pimpinan partai Golkar di Jawa Timur.” Iya, dengan keseluruhan partai termasuk dengan ketua dpd Golkar Jatim juga terjalin dengan baik, komunikasi dengan pak Nyono sepertinya sangat cocok,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jatim, Nyono Suharli Wihandoko mengatakan sejauh ini partai Golkar sudah berkomunikasi dengan Saifullah Yusuf. “Mudah-mudahan proses yang mengarah pada Gus Ipul bisa direalkan. Final keputusan untuk bakal calon gubernur yang di usung partai Golkar ini pada HUT Golkar ke 53 bulan Oktober mendatang,” tuturnya.
Terkait siapa yang akan dipasangkan dengan Gus Ipul, Nyono mengatakan masih menunggu survey. Ini dilakukan karena nanti pada Pilkada posisi kursi partai Golkar di DPRD Jatim belum memenuhi sehingga harus berkolisi. “Gus Ipul sendiri sudah terlihat kinerjanya, karena membantu gubernur Pakde Karwo dua periode dan sudah bagus. Karena suara belum terpenuhi nanti harus berkoalisi dengan partai lainnya,” pungkasnya. @Obi
0 komentar:
Posting Komentar